Palopo (Humas Palopo) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Palopo menggelar kegiatan sosialisasi gizi dan kesehatan terkait anemia pada remaja putri yang berlangsung di aula madrasah, Selasa (5/5/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Palopo bersama Tim Puskesmas Wara Utara, serta menghadirkan narasumber dari Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Palopo (UMP).
Sebanyak 50 siswi kelas X dan XI mengikuti kegiatan ini. Peserta didominasi oleh anggota Palang Merah Remaja (PMR) Wira MAN Kota Palopo yang dinilai memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan edukasi kesehatan di lingkungan madrasah.
Kasi Promkes dan PM Dinas Kesehatan Kota Palopo, Abdul Manaf, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendorong remaja putri terbebas dari anemia melalui penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Selain itu, peserta juga dibekali keterampilan praktis agar mampu menerapkan pola hidup sehat secara mandiri, baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat.
Sementara itu, narasumber dari UMP Palopo, Andi Sitti Umrah, menekankan pentingnya perubahan pola pikir dan gaya hidup sehat sejak usia remaja. Ia menjelaskan bahwa secara normal perempuan memiliki siklus menstruasi setiap bulan, dan kondisi tersebut memerlukan perhatian terhadap asupan gizi, khususnya zat besi.
“Tablet penambah darah sangat penting sebagai sumber zat besi untuk pembentukan sel darah merah. Jika anemia terjadi secara berkepanjangan, penanganannya bisa sampai pada transfusi darah karena tidak lagi cukup ditangani dengan suplemen oral,” jelasnya.
Kepala MAN Kota Palopo, Hj. Jumrah, menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Ia berharap sosialisasi tersebut dapat meningkatkan pemahaman siswi mengenai bahaya anemia dan pentingnya menjaga kesehatan.
“Semoga melalui kegiatan ini, siswi madrasah semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, khususnya dalam mencegah anemia, dan mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Di sisi lain, Henri Gunawan Risal selaku pembina PMR Wira MAN Kota Palopo mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan tambahan wawasan bagi anggota PMR dalam menjalankan perannya sebagai agen edukasi kesehatan di madrasah.
MAN Kota Palopo sendiri menyatakan keterbukaannya untuk menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga dan instansi dalam rangka meningkatkan pengetahuan serta kewaspadaan dini peserta didik terhadap berbagai penyakit yang berpotensi menyerang generasi muda.(adr/rdp)





