Palopo, ( Humas Palopo ) – Wakil Kepala Madrasah Bidang Hubungan Masyarakat MAN Kota Palopo, Abdul Wahhab, mendapat amanah sebagai Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter pada musim haji tahun 1447 H / 2026 M. Amanah tersebut diperoleh setelah melalui rangkaian seleksi petugas haji Tahap I yang dilaksanakan di Kota Palopo dan Tahap II di Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan pada bulan Desember tahun lalu.
Rabu malam (06/05/2026), Jemaah Haji Kota Palopo yang tergabung dalam Kloter 23 Embarkasi Ujung Pandang bertolak menuju Makassar usai melaksanakan salat Magrib di Masjid Agung Luwu Palopo. Selanjutnya, para jemaah akan masuk ke Asrama Haji Sudiang dan bergabung bersama total 393 jemaah yang terbagi dalam 10 rombongan, dengan rincian 329 jemaah dari Kabupaten Wajo, 30 jemaah dari Kabupaten Luwu Timur, 22 jemaah dari Kota Palopo, 7 jemaah dari Kabupaten Maros, 2 jemaah dari Kabupaten Gowa dan 2 jemaah dari Kota Makassar.
Dalam menjalankan tugasnya, Ketua Kloter akan dibantu oleh 10 Ketua Rombongan, 39 Ketua Regu, 1 TKHI (Tim Kesehatan Haji Indonesia), 1 TPHD/TKHD (Tim Pemandu / Kesehatan Haji Daerah), serta 1 Paramedis.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Palopo, H. Sirajuddin, berpesan kepada seluruh jemaah agar senantiasa menjaga kebersamaan dan kekompakan selama berada di Arab Saudi. Ia juga berharap seluruh jemaah diberikan kesehatan sehingga dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji sesuai syariat dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.
Sementara itu, Abdul Wahhab selaku Ketua Kloter perwakilan Kementerian Agama Kota Palopo menyampaikan harapannya agar senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam mendampingi para jemaah selama menjalankan ibadah haji hingga kembali ke tanah air dengan lengkap dan selamat.
Kepala MAN Kota Palopo, Hj. Jumrah, turut menyampaikan rasa syukur dan bahagianya atas amanah yang diemban oleh salah satu guru MAN Kota Palopo tersebut. Menurutnya, tugas sebagai petugas haji merupakan amanah mulia yang tidak semua orang dapat menjalaninya.
“Ini adalah tugas mulia dan bentuk kepercayaan yang besar. Semoga selama menjalankan tugas selama 42 hari, mulai 7 Mei hingga 18 Juni 2026, senantiasa diberikan kemudahan, kesehatan dan perlindungan sehingga penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dapat berjalan dengan baik dan sukses,” ujarnya.(adr/rdp)




