Palopo (Kemenag Palopo) — Sebanyak 18 peserta didik MAN Kota Palopo mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026 Tingkat Kota Palopo yang dilaksanakan di Tilok MAN Kota Palopo, Senin (7/9/2026). Kompetisi ini menjadi ajang seleksi talenta terbaik bidang sains dan riset untuk melaju ke tingkat Provinsi Sulawesi Selatan hingga tingkat nasional.
OMI Tahun 2026 mengusung tema “Islam, Sains, dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju.” Tema ini menekankan pentingnya pengembangan potensi akademik peserta didik yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman, penguasaan sains, serta kepedulian terhadap lingkungan melalui konsep ekoteologi.
Olimpiade Madrasah Indonesia merupakan ajang kompetisi sains dan riset bagi peserta didik jenjang MI/SD, MTs/SMP, hingga MA/SMA sederajat yang diselenggarakan oleh Direktorat KSKK Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. Selain sebagai ajang kompetisi, OMI juga menjadi wahana identifikasi dan pembinaan talenta madrasah di bidang sains dan riset, sekaligus menjaring bibit unggul yang dipersiapkan untuk kompetisi tingkat internasional.
Pada pelaksanaan OMI tingkat Kota Palopo, peserta didik MAN Kota Palopo berkompetisi dengan utusan dari SMAIT Insan Madani Palopo, Pesantren Modern Datok Sulaiman (PMDS) Putri Palopo, dan SMA Negeri 3 Palopo. Persaingan tersebut diharapkan dapat melahirkan peserta terbaik yang akan mewakili Kota Palopo pada OMI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Enam bidang sains yang dikompetisikan meliputi Matematika Terintegrasi, Biologi Terintegrasi, Fisika Terintegrasi, Kimia Terintegrasi, Ekonomi Terintegrasi, dan Geografi Terintegrasi.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palopo, H. Muhammad Haderawi, yang memantau langsung jalannya kompetisi, memberikan semangat kepada seluruh peserta agar mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“Saya berharap utusan dari madrasah di Kota Palopo mampu bersaing dengan kompetitor dari sekolah lainnya. Tunjukkan kemampuan terbaik agar bisa lolos ke OMI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan bahkan menembus tingkat nasional,” harapnya.
Sementara itu, Kepala MAN Kota Palopo, Hj. Jumrah, berharap OMI menjadi momentum bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi sekaligus mengukir prestasi di bidang sains dan riset.
“Kompetisi ini bukan hanya tentang meraih juara, tetapi juga menjadi pengalaman berharga untuk mengasah kemampuan berpikir ilmiah, kreativitas, dan daya saing peserta didik. Semoga seluruh utusan MAN Kota Palopo dapat memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama madrasah,” ujarnya.
Adapun 18 peserta didik MAN Kota Palopo yang mengikuti OMI Tahun 2026 terdiri atas: Matematika Terintegrasi: Tsamar Putra Mubarak, Nur Mifthahul Husna, Luthfia Azizah. Biologi Terintegrasi: Putri Naila Risal, Na’ila Ahmad, Wandah Hanifah. Fisika Terintegrasi: Adiva, Syifa Ramadhani, M. Fathir Al-Firansyah. Kimia Terintegrasi: Nurul Adelia Ramadhani, Qisyah Qaisarah Queen Baso, Annisaa Ain. Ekonomi Terintegrasi: Alfitha Putriesya, Salwa Aulia Syabila, Yuyun W.J. Geografi Terintegrasi: Salsah, Izzatul Jannah, Naifah Ramadani.
Pelaksanaan OMI Tingkat Kota Palopo berlangsung tertib dengan pengawasan panitia dan pengawas madrasah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pengawas Madrasah Hj. Radhiah serta Staf Seksi Pendidikan Islam (Pendis) Kantor Kementerian Agama Kota Palopo yang melakukan monitoring pelaksanaan kompetisi. (adr/rdp)





